Wisata Alam di Timur Indonesia yang Mempesona Wisatawan Mancanegara

Wisata Alam di Timur Indonesia – Alam Indonesia memiliki pesona yang dikagumi segala penjuru dunia. Berbagai wisata alam digiatkan untuk menarik sebanyak-banyaknya wisatawan mancanegara untuk datang. Mulai dari barat hingga timur, Indonesia menawarkan cita rasa alam dan budaya yang unik yang berbeda-beda. Sebagaimana wilayah lainnya di Indonesia, bagian timur pun memiliki keunggulan yang tak ditemui hal yang serupa dimanapun. Berikut ini wisata alam di timur Indonesia yang mempesona wisatawan mancanegara.

Wisata Alam di Timur Indonesia

Raja Ampat, Papua

Raja Ampat adalah destinasi impian berbagai kalangan banyak orang yang sudah tidak perlu diragukan lagi potensinya. Sebegitu menariknya sampai turis asing rela tinggal berbulan-bulan demi menikmati pemandangan di sini. Untuk mencapai tempat ini, jalur penerbangan yang ditempuh dari Jakarta adalah melalui Makasar dan dilanjutkan ke Sorong, baru menuju kawasan Raja Ampat.

Wisata Raja Ampat termasuk wisata mahal, bukan hanya dari tiket penerbangannya tetapi juga tari berkunjung, akomodasi serta fasilitas lainnya. Harga sewa boat saja berkisar 8 – 30 juta, belum lagi bahan bakar untuk mengunjungi antar pulau yang jaraknya berjauhan di sekitar Raja Ampat. Maka disarankan wisata dengan kelompok sehingga bisa patungan budget perjalanan. Sudah banyak paket wisata Raja Ampat yang murah berkisar 2,7 juta – 4,5 juta sesuai lamanya kunjungan atau destinasi yang ingin dikunjungi.

Bagi setiap pengunjung yang akan masuk ke Raja Ampat harus membayar uang retribusi yang nantinya dikelola untuk operasional pariwisata setempat. Untuk turis lokal biayanya sebesar Rp 500.000,-, sedangkan turis asing sebesar Rp 1.000.000,-  yang berlaku selama 1 tahun dihitung dari tahun masuk. Jadi untuk bisa mengunjungi Raja Ampat akan membutuhkan biaya yang sangat besar apabila tidak berkelompok atau dengan tour lokal.

Deburan ombak di tengah laut Halmahera, dengan air yang bening serasa pemandangan ini luar biasa. Banyak ikan mondar-mandir ketika kaki tercebur di air. Pesona batu koralnya yang sangat cantik, tempat ini termasuk kampung dengan pemandangan yang membuat damai. Kampung Yenbuba merupakan kawasan snorkeling terbaik di Raja Ampat, memiliki batu koral dan karang yang masih terawat dan ikan warna-warni yang banyak. Siapapun akan terbuai oleh pemandangan yang sungguh indah alam baharinya.

Snorkeling di Yenbuba dan Arborek, kedua tempat ini memiliki terumbu karang yang bagus, keunggulan Yenbuba memiliki lebih banyak ikan dan karang yang indah.

Jika mengunjungi indonesia Timur, jadikan Raja Ampat sebagai destinasi terakhir agar ketika menikmati alam Indonesia Timur, klimaksnya di Raja Ampat akan terasa seutuhnya. Memang Raja Ampat memiliki potensi bahari yang masih alami dengan penduduk lokal yang ramah tentunya membuat tiap orang yang pernah datang ke Raja Ampat akan ingin kembali.

 

Labuan Bajo

Labuan Bajo adalah kota pelabuhan yang konturnya berbukit-bukit. Di bukit Sylvia merupakan salah satu spot terbaik buat melihat indahnya kota ini dari ketinggian.

Selain Bukit Cinta yang populer di sini, dalam suasana romantis sambil menikmati keindahan Labuan Bajo, ada sejumlah bukit lain yang juga menjadi view point. Bukit Sylvia letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Untuk mencapainya tak sulit dan jalan pun sudah diaspal mulus. Bukit ini cukup tinggi, namun mudah didaki.

Hiking sekitar 5 menit dapat dilakukan untuk sampai ke puncak bukit Sylvia. Terdapat jalan setapak lurus ke atas yang arahnya tinggal diikuti saja. Biasanya bukit ini cukup ramai dikunjungi menjelang sore.

Dari puncaknya tampak keindahan perbukitan yang berada di tepi laut. Warna rumputnya kecoklatan pada permukaan bukit berpadu dengan pepohonan hijau sekitarnya dan birunya laut, sungguh sedap mata memandang.

Sekadar duduk-duduk di puncak pun terasa nyaman sekali, suasananya tenang terlebih jika menanti momen sang mentari yang kembali ke peraduan, terlihat sunset dari atas bukit ini, inilah keindahan wisata Labuan Bajo.

 

Danau Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Danau Tiga Warna ini terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Danau Kelimutu ini terbentuk dari erupsi gunung vulkanik sejak zaman dahulu. Danau dengan tiga warna ini yakni merah, putih, dan biru mengalami perubahan warna disebabkan oleh faktor kandungan lumut, mineral dan jenis bebatuan yang dipengaruhi penyinaran matahari.

Danau Kelimutu terletak di puncak Gunung Kelimutu yang gunung berapi di Pulau Flores, tepatnya di Desa Pemo, Kec Kelimutu, Kab Ende.

Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian sesuai warna yang ada di dalam danau. Yang berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” konon merupakan tempat berkumpul jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Sedangkan yang merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan dan semasa hidupnya dalam kejahatan. Sedangkan danau putih atau “Tiwu Ata Mbupu” adalah tempat berkumpulnya banyak jiwa orang tua yang sudah meninggal.

Antara ketiga danau dibatasi dinding batu sempit yang gampang longsor. Sebagai salah satu objek wisata andalan, akomodasi di sekitar danau sudah cukup mendapat perhatian. Di sekitarnya terdapat pondok jaga, dan shelter berteduh untuk pengunjung, lengkap dengan MCK, lahan parkir, serta losmen kecil.

 

Pantai pulau Ora, Maluku

Pemandangan spektakuler dari perbukitan Taman Nasional Manusela sebagai view cottage cottage kayu di atas air laut, membuatnya jadi terlihat seperti wisata kelas dunia.

Di perairan Ora ini banyak koral, begitu dekat dengan garis pantai maka disaat air surut di malam hari sebagian koral ini keluar dari bawah permukaan dan tertutup laut pasang di keesokannya.

Ada 6 cottage, masing masing satu kamar, dan satu cottage besar berisi 3 kamar di dalamnya. Saat melihat ke bawah dari teras di cottage kita langsung disodori pemandangan koral yang berwarna-warni, sangat jernih dan bening sehingga membuat kita tidak sabar menceburkan diri di beningnya Pantai Ora. Keunggulan lainnya, air tawar dari perbukitan mengalir dan bersatu dengan air laut persis di belakang cottage yang menciptakan perpaduan air tawar dan air laut. Snorkeling di sinipun langsung terasa aliran air hangat yang berganti dingin terus menerus, sungguh menarik, thermocline yang menyebabkan sebagian airnya terlihat buram bagai air gula dalam gelas, sementara sebagiannya bening. Di beberapa area yang dekat pantai, terumbu karangnya begitu dangkal dan mudah sekali terlihat dari atas air.

Di area dermaga setelah sekumpulan terumbu karang, terdapat hamparan pasir putih di dasar laut di pantai nan jernih. Memang pantaslah pantai Ora ini dijuluki “Maldives” nya Maluku!

 

Leave a Reply